Pada dasarnya langit itu tak berwarna, lho! Lalu, kok bisa terlihat biru, ya?
Jadi begini penjelasannya. Langit yang kita lihat sekarang ini sebenarnya adalah efek pantulan sinar matahari.
Bagian dari frekuensi itu adalah frekuensi cahaya tampak yang bisa diditangkap oleh mata manusia.
Kalau spektrum cahaya matahari itu mengenai mata kita, maka matahari akan terlihat putih.
Spektrum cahaya tersebut akan menyinari atmosfer bumi yang terdiri dari bermacam gas, partikel, unsur oksigen dan nitrogen.
Kedua unsur kimia inilah yang sangat efektif manghamburkan spektrum cahaya tampak matahari itu, sehingga langit bisa berwarna-warni, seperti biru, ungu, dan nila.
Asal kamu tahu saja nih gan, mata manusia itu ternyata lebih sensitif terhadap warna biru daripada warna hamburan spektrum, seperti nila dan ungu.
Makanya, kita selalu melihat langit di atas sana berwarna biru.
Sumber : (Kidnesia/berbagai sumber)

19.59
Farhan Hadiantoro
Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar